Sabtu, 05 Januari 2013

Menuntut Ilmu dan Keutamaannya

Assalamualaikum, salam blogger. Kali ini saya akan menjelaskan mengenai Menuntut Ilmu dan Keutamaannya, sebenarnya postingan kali ini dapat di bilang salah satu contoh ceramah / pidato yang bertemakan menuntut ilmu, memang asal mula postingan ini juga berasal dari hasil pemikiran saya untuk ulangan praktek bahasa Indonesia sewaktu saya SMP . Yah, menuntut ilmu itu hukumnya wajib bagi umat islam , untuk lebih memahami lagi dapat dibaca pada postingan di bawah ini.

Assalamualaikum wr.wb
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang atas rahmatNya kita dapat berkumpul di tempat yang mudah-mudahan di mulyakan olehNya.Tak lupa sholawat beserta salam tetap tercurah limpahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW, Beserta keluarganya, para sahabatnya , dan umatnya sampai akhir jaman.
Yang terhormat Ibu guru dan teman-teman yang saya banggakan Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan menyampaikan sebuah pidato yang berjudul “Menuntut Ilmu dan Keutamaannya”.
Ilmu mempunyai peranan penting dalam perjalanan kehidupan ini, karena dengan ilmu yang dimilikinya, seseorang akan mampu membedakan mana yang hak dan mana yang bathil. Dengan ilmu seseorang akan lebih mantap lagi dalam beribadah kepada Allah swt. Karena tahu dasarnya dan tujuan yang sebenarnya. Namun sebaliknya, apabila seseorang yang buta akan ilmu pengetahuan agama, maka segala sesutau yang di kerjakannya sia-sia karena tidak tahu dasar dan tujuannya. Agar hal semacam ini tidak sampai pada diri orang Islam, maka perlu kita ketahui bahwa orang Islam mempunyai kewajiban yaitu untuk menuntut ilmu. Berkaitan dengan hal tersebut, rasulullah saw, bersabda: “Menuntut ilmu wajib bagi orang Islam laki-laki dan perempuan”.
Orang yang ingin mendambakan kebahagian di dunia, maka harus mempunyai ilmu, begitu juga orang yang mendambakan kebahagiaan di akherat, maka harus mempunyai ilmu pula, sebagaimana dalam hadits yang berbunyi :
مَنْ أَرَادَالدُّنْيَافَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ وَمَنْ أَرَادَالأخِرَةَفَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ وَمَنْ أَرَادَهُمَ فَعَلَيْهِ بِاالْعِلْمِ

“Siapa yang menginginkan (kebahagiaan) dunia, maka harus dengan ilmu, siapa yang menginginkan (kebahagiaan) akhirat, maka harus dengan ilmu, dan siapa yang menginginkan (kebahagiaan) keduanya (dunia dan akhirat), maka harus dengan ilmu”.

Di mana pun kita berada kita harus mecari sekalipun di negeri Cina. Berkaitan dengan hal tersebut, Rasulullah saw bersabda: “Tuntulah ilmu sekalipun di negeri Cina”n sebagaimana dalam haditsyang berbunyi :

اُطْلُبُوْاالعِلْمَ وَلَوْفي الصِّينِ
“ tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri china “
 
Menuntut ilmu juga harus dimulai dari sejak dini sebagaimana dalam hadits yang berbunyi :
 
أُطْلُبُواالْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِاِلىَ اللَّهْدِ
“Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat”

Setelah kita mecari ilmu dengan sungguh-sungguh, maka janganlah lupa untuk mengamalkan ilmu kita kepada yang belum tahu, Apabila ilmu kita tidak di amalkan kepada yang belum tahu, maka ancaman Allah yang akan di terima. Agar kita tidak termasuk orang yag di ancam Allah, maka kita harus mengamalkan ilmu kita.

Cukup sekian pidato yang dapat saya sampaikan mudah-mudahan dapat bermanfaat khususnya bagi saya dan umumnya untuk kita semua . Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT dan kekurangan milik kita bersama .
Wassalamualaikum wr.wb

Yah semoga postingan ini bermanfaat bagi anda . 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar